Sabtu, 13 Oktober 2012

CURICULUM VITAE


DATA PRIBADI


Nama                                       : Yogi Yundatama
Nomor  KTP                            : 3275050904920014
Tempat/Tanggal lahir              : Bekasi, 09 April 1992
Jenis kelamin                           : Laki-laki
Tinggi/Berat badan                  : 174cm/55kg
Agama                                     : Islam
Alamat                                     : Jl. Narogong Cantik X blok f83 no 13 Rt 02 Rw 023
                                                  Kel. Pengasinan Kec. Rawalumbu Bekasi
Telp./HP                                  : (021) 8228630/ 085697988806
Email                                       : gie_drummer@rocketmail.com

PENDIDIKAN


1996 – 1998             TK Pertiwi, Bekasi
1998 – 2004             SD Negeri Bojong Rawalumbu 6, Bekasi
2004 – 2007             SMP Bani Saleh 2
2007 – 2010             SMAN 8, Bekasi
2010 – sekarang       Universitas Gunadarma ( Sistem Informasi )

KEMAMPUAN PENUNJANG



  • Komputer Microsoft Office (Ms Word, Ms Powerpoint, Ms Excel)
  • Memiliki SIM kendaraan roda 4 dan roda 2
  • Mampu Persentasi dengan baik
  • Sedikit memahami bahasa pemrograman seperti, C++, VB, Pascal, COBOL  
  • Dapat bekerja dengan baik, jujur, ulet, rajin, dan teliti.
  • Memainkan Alat Musik Gitar,Drum

PENGALAMAN


·       Menjadi Pengawas Psikotes
·       Daily Worker di Banquet MENARA 165
HOBI


Mendengarkan Musik, Hunting film, Membaca Buku - buku komputer, Olahraga, Travelling dll.

Demikian curiculum vitae ini saya buat dengan sebenar-benarnya.

Fungsi Bahasa Secara Umum


Fungsi B.Indonesia sebagai alat komunikasi 
Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia , Bahasa juga merupakan alat ekspresi diri sekaligus pula merupakan alat untuk menunjukkan identitas diri. Melalui bahasa, kita dapat menunjukkan sudut pandang kita, pemahaman kita atas suatu hal, asal usul bangsa dan negara kita, pendidikan kita, bahkan sifat kita. Bahasa menjadi cermin diri kita, baik sebagai bangsa maupun sebagai diri sendiri. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.
Cara berbahasa tertentu selain berfungsi sebagai alat komunikasi, berfungsi pula sebagai alat integrasi dan adaptasi sosial. Pada saat kita beradaptasi kepada lingkungan sosial tertentu, kita akan memilih bahasa yang akan kita gunakan bergantung pada situasi dan kondisi yang kita hadapi. Kita akan menggunakan bahasa yang berbeda pada orang yang berbeda. Kita akan menggunakan bahasa yang nonstandar di lingkungan teman-teman dan menggunakan bahasa standar pada orang tua atau orang yang kita hormati.
Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli hasil pemikiran kita. Jadi, dalam hal ini pembaca atau pendengar atau khalayak sasaran menjadi perhatian utama kita. Kita menggunakan bahasa dengan memperhatikan kepentingan dan kebutuhan khalayak sasaran kita.
Bangsa Indonesia memiliki bahasa yang disebut bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi tersebut. Bahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa melayu yang dimodifikasi lalu dicampur dengan bahasa-bahasa serapan dari berbagai daerah dan dari bahasa asing yang kemudian dibakukan. Sedangkan bahasa melayu sendiri berakar dari bahasa Austronesia yang muncul sekitar 6.000-10.000 tahun lalu. Bahasa Indonesia diresmikan menjadi bahasa negara dan menjadi bahasa persatuan dari sekian ratus bahasa daerah pada tanggal 28 Oktober 1928.
Sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia mempunyai berbagai fungsi, yaitu sebagai bahasa resmi negara, bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan, alat perhubungan pada tingkat nasional bagi kepentingan menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, dan alat pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, seni, serta teknologi modern. Fungsi-fungsi ini tentu saja harus dijalankan secara tepat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Fungsi B.Indonesia sebagai alat mengembangkan Ilmu Pengetahuan
Bahasa merupakan salah satu faktor pendukung kemajuan suatu bangsa karena merupakan sarana untuk membuka wawasan bangsa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang. Dalam era globalisasi ini ilmu pengetahuan berkembangan dengan pesat, dapat dipastikan setiap hari terdapat informasi-informasi baru yang tersebar diseluruh dunia. Sayangnya, informasi tersebut tidak selalu berasal dari Indonesia, kebanyakan informasi tersebut berasal dari luar negeri kita.
Jika bangsa Indonesia ingin mengadopsi ilmu pengetahuan tersebut, bahasa asing jelas merupakan hal yang tidak dapat ditinggalkan. dikarenakan hal diatas, "Informasi tidak selalu berkembang didalam Negeri kita sendiri". Ilmu pengetahuan baru yang ditemukan diluar Indonesia pasti menggunakan bahasa tempat informasi itu berasal.
Hal yang dapat dicatat adalah bahwa seseorang yang dapat menguasai bahasa asing adalah mereka yang menguasai bahasa mereka sendiri dengan baik, didalam konteks ini Bahasa asing yang akan diadopsi kedalam Bahasa Indonesia. Bagaimana mungkin seorang warga asli Indonesia ingin menguasai bahasa asing jika tidak menguasai Bahasa Indonesia dengan baik.
Disinilah peran Bahasa Indonesia mulai terlihat. Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa pembanding bahasa asing tersebut. Dengan begitu, informasi yang ada tentu akan lebih mudah diserap oleh warga Negara Indonesia lainnya jika mengunakan Bahasa Indonesia, tentunya hal ini akan berakibat kepada berkembangnya ilmu pengetahuan didalam Negeri sendiri.  

Bahasa Indonesia dalam Konsep Ilmiah


Secara umum bahasa didefinisikan sebagai lambang. Bahasa adalah alat komunikasi yang berupa system lambang bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia. Sebagaimana kita ketahui, bahasa terdiri atas kata-kata atau kumpulan kata. Masing-masing mempunyaimakna, yaitu, hubungan abstrak antara kata sebagai lambang dengan objek atau konsep yang diwakili kumpulan kata atau kosakata itu oleh ahli bahasa disusun secara alfabetis, atau menurut urutan abjad,disertai penjelasan artinya dan kemudian dibukukan menjadi sebuah kamus atau leksikon.
Pada waktu kita berbicara atau menulis, kata-kata yang kita ucapkan atau kita tulis tidak tersusun begitu saja, melainkan mengikuti aturan yang ada. Untuk mengungkapkan gagasan, pikiran atau perasaan, kita harus memilih kata-kata yang tepat dan menyusun kata-kata itu sesuai dengan aturan bahasa. Seperangkat aturan yang mendasari pemakaian bahasa, atau yang kita gunakan sebagai pedoman berbahasa inilah yang disebut tata bahasa.
Sehubungan dengan tata bahasa akan kita bicarakan secara terperinci fonologi, morfologi, sintaksis, semantik dan etimologi. Fonologi ialah bagian tata bahasa yang membahas atau mempelajari bunyi bahasa. Morfologi mempelajari proses pembentukan kata secara gramatikal besertaunsur-unsur dan bentuk-bentuk kata. Sintaksis membicarakan komponen-komponen kalimat dan proses pembentukannya. Bidang ilmu bahasa yang secara khusus menganalisis arti atau makna kata ialah semantik, sedang yang membahas asal-usul bentuk kata adalah etimologi.